Kamis, 24 Maret 2011

untuk Pengurus HITEENS!!!


PROGRAM KERJA BIDANG KESAKSIAN PELAYANAN
KOMISI REMAJA GKI HARAPAN INDAH
(Januari 2011 – Juli 2011)

A.     PELAWATAN
TANGGAL
PELAKSANA PELAWATAN
PIC SUPPORT
PETUGAS PELAKSANA
KOORDINATOR




3 April
Timsus Pelawatan A
Elsa
Sylviana Tanery

10 April
Timsus Pelawatan A
Elsa
17 April
Timsus Pelawatan B
Permata
24 April
Timsus Pelawatan B
Permata




1 Mei
Timsus Pelawatan A
Elsa
Timothy Joshua
8 Mei
Timsus Pelawatan A
Elsa
15 Mei
Timsus Pelawatan B
Permata
22 Mei
Vocal Group (HiTeens in Voice)
Maria Angel
28 Mei
Pengurus: Kezia, Kevin C, Sylvi
Kezia Litantra




5 Juni
Timsus Pelawatan A
Elsa
Chyntia Napitupulu

12 Juni
Timsus Pelawatan A
Elsa
19 Juni
Timsus Pelawatan B
Permata
26 Juni
Pengurus: Patricia, Tommy, Chyntia
Patricia




3 Juli
Timsus Pelawatan A
Elsa
Sylviana Tanery

10 Juli
Timsus Pelawatan A
Elsa
!7 juli
Timsus Pelawatan B
Permata
24 Juli
Timsus Pelawatan B
Permata
Timothy Joshua
31 Juli
Pengurus: Ruben, Angel, Timothy
Ruben Budiman





KETERANGAN:
-    PETUGAS PELAKSANA adalah mereka yang telah berkomitmen menjadi tim pelawatan, diambil dari jemaat.
-    KOORDINATOR  adalah jemaat yang bertugas menjadi PIC yang memimpin dan menjalankan pelaksana.
-    PIC SUPPORT adalaha pengurus bidang Kesaksian Pelayanan yang bertugas menjadi penanggung jawab atas berjalannya pelawatan. PIC Support ini yang menghubungi petugas dan PIC pelaksana.
-    SIAPA YANG AKAN DILAWATI ditentukan dari masukan Ev. Noris dan/atau  Petugas, Koordinator, dan PIC support.

REKAN KERJA BIDANG KESAKSIAN PELAYANAN:
TIMSUS PELAWATAN B:
(Tim Khusus Pelawatan B)
·         Permata (Koord.)    - 085715573127
·         Yohana                    - 081808866171
·         …………………………………………
TIMSUS PELAWATAN A:
(Tim Khusus Pelawatan A)
·         Elsa (Koordinator)   - 081510220333
·         Dean                        - 087881773212
·         …………………………………………





B.      KEBERSAMAAN
BULAN
TANGGAL & WAKTU
ACARA
LOKASI
Januari
31 Januari 2011
Pk. 16.00 – 18.00
Kebersamaan Futsal
&
Ramah Tamah HUT HiTeens
Lap. BPK Penabur HI
Februari
~
~
~
Maret
13 Maret 2011
Pk. 16.00 – 18.00
Kebersamaan Futsal

Lap. BPK Penabur HI
April
April 2011
Pk. 16.00 – 18.00
Kebersamaan Futsal

Lap. BPK Penabur HI
Mei
22 mei 2011
“HiTeens Movie Cinema”
@ New Auditorium
Aula Remaja GKI Harapan Indah
Juni

Hiking
(Program Non Rutin 2011)
(Puncak dan sekitarnya)
Juli











               

Contact Person



Chynitia N. (085969635258) - Sylviana T. (087888767383) - Timothy J. (08998099247)
&
Ev. Noris (081380089904) - Kezia L. (08567588093) - Ruben B.(081808090882)

                                                                                                                                                                                                              #TimJo

Kamis, 03 Februari 2011

the INSPIRATION, I've got it!!!!

 KITA 'KAN BERSAMA


Bait1:
Langkah demi langkah
'tak terhitung angka
Menjalani hubungan yang langka

'tak mengejar harta
'tak main mata
Hanya untuk membawa cinta

Bridge:
Walau kadang kita 'tak sepaham
Kadang kita tidak mau 'tuk mengerti
Kadang kita tidak peduli
Namun kita saling mengasihi

Reff:
Kita 'kan bersama
S'lalu dalam cinta
Nikmati waktu yang sempurna

Menjalani hari
Kadang 'tak mengerti
S'bab itulah sebuah kasih
Bait2:
Kita bersama
Namun tidak sama
Kamu di IBII, aku di Atma

Kadang main mata
Dan boroskan harta
Namun tetaplah engkaulah cinta

DOSA?!?! akankah SELAMAT?? akankah TERGENAPI PANGGILAN??

Tuhan membenci DOSA!!!
tetapi kita adalah manusia yang berdosa!!!
yang lebih berdosa ialah yang tahu itu adalah dosa dan tetap melakukannya.
itulah kita!!!

lalu bagaimana???
akankah kita menjadi orang yang terselamatkan???
Anugrah keselamatan telah tercurah bagi kita yang percaya, tetapi didalam kehidupan yang masih tersisa itu, kita melakukan dosa???

LALU??? AKANKAH SELAMAT???
Akankah kita selalu hidup dalam dosa yang Tuhan benci itu, padahal Tuhan sangat menyayangi kita??? 
akankah kau sadar betapa dirimu berdosa dan TUHAN telah mengetuk hatimu untuk terlintas dan ada, bahkan menuangkan dalam pertanyaan ini??? 

PERCAYALAH, Tuhan sedang mengetuk hatimu.. dengarlah! pekalah! dan BERUBAHLAH!!!
 sadarlah, sebab hidupmu sesungguhnya adalah milikNYA, mengapa engkau harus lari???
bersihkanlah dirimu dan kembalilah kepada jalan TUHAN, dan GENAPILAH PANGGILANNYA!!!

sekali lagi AKU katakan:
bersihkanlah dirimu dan kembalilah kepada jalan TUHAN, dan GENAPILAH PANGGILANNYA!!! 

Kamis, 27 Januari 2011

TEMAN ini kisi-kisi UTS MANAJEMEN SEMESTER PENDEK 2011


BACA TERLEBIH DAHULU:  Teman-teman, pada dasarnya gw tidak tau akan kebenaran kisi-kisi ini, gua hanya tau dari SEKSI A (ALBERT) dan jawabannya gw cariin, dan itu gua nggak tau bener atau tidak, tapi yah selain belajar dari sini, belajar dari yang lain juga.. ohya dan kalo ada KISI-KISI lain harap kasih tau gw yahh..
Timothy Joshua 2010-011-087 

KISI – KISI UJIAN TENGAH SEMESTER MANAJEMEN ECM 116
VERSI DOSEN SEKSI A – SEMESTER PADAT 2011

1.      Jelaskan peran-peran manajer yang dikemukakan oleh Henry Mintzberg! (Bab1)
1.       Peran Interpersonal : peran hubungan personal dapat terdiri dari :
·         Figur kepala (figur head) : manajer mewakili organisasi untuk kegiatan-kegiatan diluar organisasi.
·         Pemimpin( leader) : manajer mengkoordinasi, mengendalikan, memotivasi, dan mendukung bawahan-bawahannya.
·         Penghubung (liaison) : manajer menghubungkan personal-personal di semua tingkatan manajemen.
2.       Peran Informational : peran dari manajer sebagai pusat syaraf (nerve center) organisasi untuk menerima informasi yg paling mutakhir
·         Pemantau (monitor)
·         Penyebar (disseminator) informasi keseluruh personal di organisasi.
·         Juru bicara (spokesman) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang informasi yg dimilikinya.
3.       Peran decisional : yang dilakukan oleh manajer sebagai pemgambil keutusan
·         Pelaku bisnis (entrepreneur),
·         Penangan gangguan (disturbance handler)
·         Pengalokasi sumber-sumber daya organisasi (resource allocator)
·         Juru runding (negosiator) jika terjadi konflik di dalam organisasi.

2.      Jelaskan dan berikan ontoh 14 prinsip manajemen oleh Fayol! (Bab2)


·         Division of Work / Job Specialization: adanya pembagian kerja
·         Authority:  kewenangan dari manajer harus dilkukan
·         Discipline: adanya kedisiplinan
·         Unity of Command: perintah datangnya dari seorang manajer/atasan
·         Unity of Direction: arahan datangnya dari seorang manajer/atasan
·         Subordination of Individual Interest to the general interest: ketertarikan personal (karyawan) sama dengan ketertarikan perusahaan. *ketertarikan=tujuan
·         Remuneration: adanya gaji dan upah yang diberikan sebagai reward
·         Centralization: adanya sentralisasi kekusasaan
·         Scalar Chain: adanya rantai sakelar, sehingga saat ada keputusan, larangan, himbawan, dll harus diketahui oleh semua karyawan
·         Order: adanya perintah
·         Equity: adanya keadilan
·         Stability of Tenure of Personnel: perusahaan harus mampu menjaga stabilitas perusahaan pada diri setiap personal(karyawan)
·         Initiative: adanya inisiatif, ide, dan kepekaan
·         Esprit de Corps : semangat kesatuan




3.      Jelaskan bagaimana menjaga agar mutu dapat terjaga dengan baik? (Bab2)
·         Fokus pada konsumen
·         Konsentrasi untuk improvement yang berkelanjutan
·         Proses yang terfokus
·         Pengembangan di setiap kualitas
·         Ukuran yang akurat
·         Perdayaan karyawan


4.      Jelaskan bagaimana caranya orang-orang dalam organisasi belajar tentang orang-orang yang berperan dalam organisasinya? (Bab3)
·         Cerita (Stories) : Narasi dari kejadian atau tindaka penting dari orange yang menyampaikan semangat atau spirit organisai
·         Kebiasaan (Habit) : Aktifitas berulang yang mengekspresikan dan memperkuat nilai-nilai organisasi
·         Simbol Material (Material Symbols): Aset fisik khusus dan khas organisasi
·         Bahasa (Language): Akronim dan jargon mengenai pernyataan, frasa, dan kata yang memiliki arti spesifik dalam organisasi

5.      Jelaskan bagaimana sebuah organisasi menjadi organisasi global? (Bab4)
Perusahaan masuk ke pasar global harus dengan menginvestasikan, untuk tahap awal, dengan skala yang minimal (Minimal Global Investment)
·         Global Outsourcing
berarti melakukan pembagian tenaga kerja secara internasional, sehingga proses manufaktur dapat dilakukan di negara yang memiliki sumber tenaga kerja dan pasokan yang paling murah, berasal dari negara manapun.

Kelanjutannya dengan menambah modal, seperti:
·         Ekspor - Impor
Pendekatan ini biasa dijalankan oleh perusahaan yang masih kecil karena investasi dan risiko terbilang cukup kecil. Dengan pendekatan ini perusahaan memproduksi produk di negara asal, kemudian mengekspor produk mereka ke negara lain , atau memilih membeli produk dari luar negri untuk di jual di negara asal nya.
·         Pemberian Lisensi (Lisencing) dan Waralaba (Franchising)
Pendekatan ini dilakukan dengan memberikan hak penuh untuk menggunakan merk, teknologi, atau spesifikasi produk perusahaan kepada pihak lain. Tentunya tidak semua perusahaan mau memberikan Lisensi / Waralaba , salahsatunya untuk menjaga nama baik perusahaan. Dengan pendekatan ini perusahaan mendapat imbalan berupa pembayaran sejumlah uang sekaligus (lump-sum payment) atau uang jasa (fee) yang biasanya berdasar pada penjualan. Perbedaan adalah bahwa pelisensian biasanya digunakan oleh perusahaan pabrikan dan pewaralabaan digunakan oleh organisasi jasa.
Pada tahap selanjutnya, perusahaan haru berani menginvestasikan modalnya dalam skala yang besar (Significant Global Investment), seperti:
·         Aliansi Strategis (Strategic Alliances)
adalah kemitraan antara organisasi tertentu dan perusahaan asing dimana keduanya berbagi sumber daya dan pengetahuan guna mengembangkan produk baru atau membangun fasilitas produksi. Mitra tersebut juga berbagi resiko dan imbalan atas aliansi itu. Jenis aliansi strategis tertentu dimana para mitra setuju untuk membentuk organisasi yang terpisah dan independen untuk mencapai suatu tujuan bisnis disebut Usaha Patungan ( Joint Venture ).
·         Mendirikan Anak Perusahaan di Luar Negeri (Foreign Subsidiary),
Dengan pendekatan ini, perusahaan mendirikan anak perusahaan di luar negeri yang merupakan fasilitas produksi atau kantor yang terpisah dan independen. Anak perusahaan itu dapat dikelola sebagai MNC (pengendalian domestik), TNC (pengendalian asing), atau sebagai organisasi tanpa batas (pengendalian global).
·         Usaha Patungan (Joint Venture)
suatu perusahaan membagi biaya dan resiko bersama dengan perusahaan ialin, yang umumnya berasal dari negara tuan rumah, umtuk mengembangkan produk baru, membangun fasilitas produksi ataumembuat jaringan penjualan dan distribusi.


6.      Jelaskan terminology dibawah ini: (Bab5)
a.      Kewajiban Sosial
Kewajiban bisnis untuk memenuhi tanggung jawabnya secara ekonomi dan hokum dan tidak lebih. Menghubungkan tanggung jawab yang pertama dari suatu perusahan, yang muncul karena keberadaan perusahaan tersebut seperti; perusahaan harus membayar pajak, memenuhi hukum, memenuhi standar pekerjaan, dan memuaskan pemegang saham. Bila tanggung jawab pada level ini tidak dipenuhi akan menimbulkan dampak yang sangat serius. anajer mengikuti pandangan klasik dengan cara memenuhi kebutuhan para pemegang kuasa sambil mematuhi semua hukum dan peraturan.
b.      Tanggapan Sosial
Ketika perusahaan terlibat dalam tindakan social dalam merespon beberapa kebutuhan social umum. Pada level kedua ini menunjukan tanggung jawab perusahaan untuk memenuhi perubahan kebutuhan ”Stakeholder” seperti pekerja, pemegang saham, dan masyarakat di sekitarnya. Manajer memperluas tanggung jawabnya pada kelompok pemegang kuasa lainnya yang penting, yaitu karyawan. Terkhusus kepada para pemegang kuasa lain dalam lingkungan khusus, terutama konsumen dan pemasok.
c.       Tanggung Jawab Sosial
Perhatian bisnis, melampaui kewajibanhukum dan ekonomi, untuk melakukan hal yang benar dan baik bagi masyarakat. Menunjukan tahapan ketika interaksi antara bisnis dan kekuatan lain dalam masyarakat yang demikian kuat sehingga perusahaan dapat tumbuh dan berkembang secara
berkesinambungan, terlibat dengan apa yang terjadi dalam lingkungannya secara keseluruhan.

Manajer menandai komitmen sosial ekonomi yang tertinggi, yaitu bertanggung jawab pada masyarakat sebagai sesuatu keseluruhan.

7.      Jelaskan bagaimana pandangan perspektif global mempengaruhi kinerja seorang manager? Dan berikan contohnya!

8.      Jelaskan tentang lingkungan ekonomi terutama faktor moneter dan financialnya! (Bab4)
·         Sistem Ekonomi
o    Ekonomi Pasar Bebas
o    Komunis (Planned Economy)
·         Faktor Moneter dan Finansial
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
o    Tingkat perubahan mata uang
o    Tingkat Inflasi
inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.
o    Perbedaan kebijakan pajak


9.      Jelaskan tanggung jawab social; pandangan klasik dan sosioekonomis! (Bab5)
·         Pandangan klasik : tanggung jawab sosial adalah bahwa tanggung jawab sosial manajemen hanyalah memaksimalkan laba (profit oriented)
Pada pandangan ini manajer mempunyai kewajiban   menjalankan bisnis sesuai dengan kepentingan terbesar pemilik saham karena kepentingan pemilik saham adalah tujuan utama perusahaan.
·         Pandangan sosial ekonomi : bahwa tanggung jawab sosial manajemen bukan sekedar menghasilkan laba, tetapi juga mencakup melindungi dan meningkatkan kesejahteraan sosial
Pada pandangan ini berpendapat bahwa perusahaan bukan intitas independent yang bertanggung jawab hanya terhadap pemegang saham, tetapi juga terhadap masyarakat.

10.  Jelaskan proses-proses dalam membuat keputusan! (Bab6)
·         Langkah 1: Indentifikasi Masalah: Persoalan-persoalan harus diidentifikasikan dan diberi batasan agar jelas..
·         Langkah 2: Indentifikasi Kriteria Keputusan: Mengidentifikasikan dan memberi batasan persoalan ini harus tepat pada inti persoalannya, sehingga memerlukan upaya penggalian
·         Langkah 3: Alokasi Bobot Kriteria : Pemberian bobot untuk setiap item dalam prioritas yang benar dari kepentingan dalam proses pembuatan keputusan. Pada tahap ini juga disusun juga kriteriatentang alternatif yang sesuai dengan tujuan dan sasaran pengambilan keputusan.
·         Langkah 4: Mengembangkan Alternatif : Tahap ini berisi pengnidentifikasian berbagai alternatif yang memungkinkan untuk pengambilan keputusan yang ada. Selama alternatif itu ada hubungannya, walaupun sedikit, harus ditampung dalam tahap ini. Belum ada komentar dan analisis.
·         Langkah 5: Mengembangkan Alternatif : Dalam tahap ini mulai berlangsung analisis tehadap berbagai alternatif yang sudah dikemukakan pada tahapan sebelumnya. Hasil tahap ini mungkin masih merupakan beberapa alternatif yang dipandang layak untuk dilaksanakan.
·         Langkah 6: Memilih Alternatif : Beberapa alternatif yang layak tersebut di atas harus dipilih satu alternatif yang terbaik. Pemilihan alternatif harus harus mempertimbangkan ketersediaan sumberdaya, keefektifan alternatif dalam memecahkan persoalan, kemampuan alternatif untuk mencapai tujuan dan sasaran, dan daya saing alternatif pada masa yang akan datang.
·         Langkah 7: Implementasi Alternatif : Keputusan yang baik harus dilaksanakan. Keputusan itu sendiri merupaka abstraksi, sedangkan baik tidaknya baru dapat dilihat dari pelaksanaannya.
·         Langkah 8: Pengendalian dan Evaluasi Keputusan : Pelaksanaan keputusan perlu pengendalian dan evaluasi untuk menjaga agar pelaksanaan keputusan tersebut sesuai dengan yang sudah diputuskan.


11. WHY DO MANAGERS PLAN??
  1. perencanaan memberikan arahan kepada para manajer dan manajer non sama.  
  2. perencanaan mengurangi ketidakpastian dengan memaksa manajer untuk melihat ke depan, mengantisipasi perubahan, mempertimbangkan dampak perubahan, dan mengembangkan respon yang sesuai. 
  3. perencanaan meminimalkan limbah dan redundansi. 
  4. perencanaan menetapkan tujuan atau standar yang digunakan dalam mengendalikan
12. BIAS DAN KESALAHAN PEMBUATAN KEPUTUSAN
      1. Heuristics (petunjuk praktis)
Menggunakan “petunjuk praktis” untuk mempermudah pengambilan keputusan.

2. Bias terlalu percaya diri
Menganut pandangan positif yang tidak realistis tentang diri seseorang dan kinerja seseorang.

3. Bias kepuasan yang cepat

Memilih alternatif yang menawarkan hasil yang cepat dan menghindari biaya yang cepat.

4. Efek berlabuh

Mengandalkan pada informasi awal dan mengabaikan informasi berikutnya.

5. Persepsi yang selektif

Selektif mengatur dan  menafsirkan peristiwa yang berdasar pada persepsi mereka yang bias.

6. Bias konfirmasi

Mencari informasi yang menegaskan kembali pilihan yang lalu dan mengabaikan informasi yang berlawanan.


7. Bias terbatas (Framing Bias)

Memilih dan menggarisbawahi aspek tertentu dari suatu keadaan dengan mengabaikan aspek yang lain.

8. Bias ketersediaan (Availability Bias)

Kehilangan objektivitas dalam pengambilan keputusan  karena fokus hanya pada kejadian yang baru terjadi.

9. Bias perwakilan (Representation Bias)

Menggambarkan analogi dan menilai kemiripan peristiwa  berdasar pada seberapa dekat peristiwa tsb menyerupai peristiwa yg lain.

10. Bias keacakan (Randomness Bias)

Menciptakan makna yang tidak diketahui dari peristiwa acak.


11. Kesalahan biaya yg ditanamkan (Sunk Cost 

    Errors)
Lupa bahwa tindakan yang sekarang tidak dapat mempengaruhi kejadian yang lalu dan hanya berhubungan dengan konsekuensi di masa depan.

12. Bias mandiri (Self-Serving Bias)

Menghargai kesuksesan mereka secara cepat dan menyalahkan pada faktor luar untuk kegagalan.

13. Bias peninjauan ke belakang (Hindsight Bias)

Kesalahan meyakini bahwa suatu kejadian dapat diramalkan jika hasil aktual diketahui.

created by Timothy Joshua 2010-011-087